Review: Negeri 5 Menara

Review: Negeri 5 Menara

Kisah tentang kesungguhan dan kerja keras 6 sahabat di tanah asing …

Jenis Film : Drama Remaja
Produser : Aoura Lovenson Chandra, Dinna Jasanti Dan Salman Aristo
Produksi : KG PRODUCTION
Homepage : www.facebook.com/n5mthemovie
Durasi : 120 menit

Cast & Crew
Pemain: Donny Alamsyah, Andhika Pratama, David Chalik, Lulu Tobing, Mario Irwinsyah dan Ikang Fawzi
Sutradara: Affandi Abdul Rachman
Penulis: Ahmad Fuadi

Setelah tertunda selama berhari-hari akhirnya saya nonton film ini juga!
Film ini sedang populer😉

Diangkat dari sebuah novel best seller dengan judul yang sama, tentu saja sebagian besar penikmat film ini sudah membaca novel tsb. Saya? Entah kenapa saya tidak berminat menyelesaikan bacaan saya pada novel ini, terasa sangat datar.
Ups, itu novelnya.
Terlepas dari novelnya yg tentu saja saya tidak ingat:mrgreen: film ini secara keseluruhan cukup bagus.
Ceritanya sederhana namun penuh makna, berlatar belakang di sebuah pesantren ternama di negeri ini. Penggambaran tentang pesantren modern yang cukup bagus, sebagai manusia awam pesantren lumayan-lah jadi mengerti bagaimana kehidupan pesantren itu. Pesantren modern ini bukan semata-mata tempat buangan untuk anak nakal, sebagaimana pikiran orang tentang pesantren pada umumnya..
Tapi jika tujuannya utk menepis anggapan tsb masih ada yg kurang, yaitu interaksi antara siswa pesantren dg siswa umum, & prestasi sbg anak pesantren dibanding siswa umum.
Ya ya ini kan cerita tentang sahabat, bukan pesantrennya😉

Pergolakan tokoh utama yg sangat mendambakan sekolah umum di kota kembang.
Ustad gaul yg memberikan kata sakti, man jadda wajada, siapa yg bersungguh-sungguh akan berhasil.
Sebutan sahibul menara kepada ke-6 sahabat, dengan 5 menara impiannya.

Akting yg natural dari tokoh-tokoh utama film, logat-logat daerah yg cukup mengena dan kadang menjadikan penonton tergelak😉
Pemanis cerita yg pas dengan hadirnya artis yg sudah populer, dan sedikit bumbu romansa remaja yg antara ada dan tiada:mrgreen:
Setting jadul (th 80-an?) yg cukup oke.

Cerita mengalir menuju klimaks ketika harus kehilangan seorang sahabat… sedih…
Mengalir menuju anti klimaks pada pertunjukkan yg dipersembahkan untuk sahabat (btw, barongsai di thn 80-an apa sudah populer?), dan tiba-tiba saja…
Seratus tahun kemudian! (lebay)
Ke-6 sahabat kembali bertemu dengan cita-cita masing-masing (foto di negeri 5 menara).

Ya, begitu saja😉

Recommended? Tonton saja!
Rating: 6 eh 6.5 eh 7 deh:mrgreen:

man jadda wajada, siapa yg bersungguh-sungguh akan berhasil!

~ by asri on March 9, 2012.

2 Responses to “Review: Negeri 5 Menara”

  1. no pertamax are welcome😉

  2. Saya belum menyempatkan nonton film ini, sayang banget..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: